Sunday, May 23, 2010

MEDIA TEKNOLOGI ( PERPUSTAKAAN)

PEMANFAATAN MEDIA DALAM PERPUSTAKAAN

Pendahuluan

Perkembangan perpustakaan saat ini menunjukan bahwa perpustakaan bukan hanya tempa yang menyimpan atau koleksi buku tetapi juga berperan sebagai tempat yang disebut the preservation of knowledge artinya, perpustakaan merupakan tempat mengumpulkan, memelihara, dan mengembangkan semua ilmu pengetahuan/gagasan manusia dari zaman ke zaman.
Secara khusus perpustakaan berfungsi sebagia pengumpulan, pelestarian, pengolahan, pemanfaatan dan penyebaran informasi. Untuk melaksanakan fungsi-fungsi itu secara efektif isi perpustakaan tidak hanya media cetak seperti bku, refrensi, endiklopedi, akan tetapi juga media non cetak.
Devinisi dan klasifikasi
Perarang perpustakaan telah berkembang tidak hanya mengkoleksi dalam bentuk media cetak akan tetapi juga harus memiliki koleksi yang noncetak. Untuk para pengguna supaya mendapatkan informasi yang lebih dan sesuai apa yang di perlukan para pemakai.

A.DEFINISI MEDIA DAN TEKNOLOGI
Pada umumnya para ahli mendefinisikan tentang media berdasarkan pada komusikasi. Jika di liahat dari asal katanya Media merupakan jamak dari kata medium. Dari bahasa latin yang disebut Antara.
Dari sudut pandang komunikasi medium berarti sesuatu yang menjadi perantara dalam komunikasi. Medium juga dapat sesuatu yang membantu penyampaiaan pesan dari pesan (komunikator) kepada penerima pesan (komunikan).
Istilah teknologi juga dapat dipandang sebagai produk dan proses. Tek sebagai prosduk berarti perangkat keras (hardware) dan perangkat (software) yang merupakan hasil aplikasi dari proses teknologi. Teknologi berupa produk misalnya proyektor slide, kamera, film, dan sebagainya. Sedangkan teknologi sebagai proses mempunyai arti: aplikasi yang sistematis dari pengetahuan ilmiah untuk melaksanakan tugas yang bersifat praktis. Istilah media teknologi yang digunakan pada modul ini adalah perangkat lunak dan perangkat keras yang memproduk tknologi dan dapat digunakan sebagai perantara dalam pengiriman informasi dan pengethuan dari pengirim sender kepada penerima receiver.
Robert heinich dan kawan-kawan mengemukakan definisi medium sebagai sesuatu yang membawa informasi antara sumber dan penerima informasi.
Sedangkan dalam konteks aktifitas belajar mengajar Dr. Oemar Hamalik (1989) menggunakan definisi media sebagai teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan dan interaksi antar guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah.
Sebuah model yang dikemukakan oleh Claud E. Shannon dan Warren Wweaver (1949) sebagai berikiut:


Didalam model komunikasi ini proses komunikasi dimulai dari pengirim pesan yang memiliki kegiatan untuk mengkomunikasikan pesan atau informasi kepada penerima pesan. Pengirim pesan bersifat umup siapa saja bisa, namun pengirim harus mendesain agar penerima pesan dapat dengan mudah memahaminya. Proses merancang pesan menjadi sistematik ini dinamakan dengan istilah enconding. Setelah proses enconding penerima pesan berusaha memehami isi pesan atau informasi tersebut tentunya melalui media tertentu proses itu dinamakan deconding. Media berperan sebagai perantara bagi pengirim dan pernerima pesan dalam proses pertukaran pesan atau informasi.
Jika anda membaca buku, maka mediumnya yaitu buku. Karena penulis ingin menyampaikan pesan atau informasi melalui sebuah buku.
Jika anda melihat video, penulis naskah sebagai pengirim pesan atau informasi yang ditranmisikan melalui medium video.

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bahaya yang baik. Anda sopan kami pun segan.